Selasa, 05 November 2013

Jualan Pulsa Elektrik

           
tips-jual-pulsa-elektrik-all-operator

              Pada postingan sebelumnya, aku udah pernah bercerita tentang kegiatan jual-menjual di sekolah. Pads tulisan kali ini, aku ingin menceritakan tentang pengalaman ku berjualan pulsa. Pada zaman edan saat ini, pulsa sudah berganti menjadi kebutuhan primer selain nasi. Kalo pada awal tahun 2000 an hanya sedikit orang yang punya handphone dikarenakan mahal nya harga handphone, pulsa, juga kartu perdana alias kartu sim. Untuk kartu perdana aja dulu harganya sekitar  lebih dari Rp 100.000,- dan untuk nominal pulsa harganya juga diatas Rp 100.000,-. Gak kayak jaman sekarang dimana kartu perdana diobral layaknya kacang goreng, bahkan ada yang menjual kartu perdana dengan harga Rp 1.000,-. Demikian juga dengan pulsa. Kita tidak perlu lagi untuk menabung 1 bulan untuk membeli pulsa. Dengan duit Rp 6.000,- saja kita bisa membeli pulsa dengan nominal Rp 5.000,-. Di tambah lagi jumlah counter hape/pulsa yang berkembang seperti jamur di musim hujan.

                Aku sendiri mulai jualan pulsa saat kelas 3 SMA atas kemauan sendiri. Walaupun menurutku udah agak telat karen udah kelas 3 dan bentar lagi mau UN. Tapi apa salahnya mencoba. Aku memulai dengan modal Rp 100.000,-. Dengan modal tersebut ditambah modal pulsa untuk sms, anda sudah bisa berjualan pulsa, simple kan? Alhamdulliah usaha ku lancar. Beberapa kemudian modal ku bertambah menjadi Rp 200.000,-. Kemudian naik menjadi Rp 300.000,- dan yang terakhir modal ku bertambah menjadi Rp 500.000,-. Pelanggan-pelanggan ku biasanya berasal dari temen-temen ku sendiri, kadang juga tetangga, terus orang yang beli di toko orang tua ku. Waktu jualan di SMA bahkan beberapa guru juga pernah beli pulsa sama aku, hihihi. Gara-gara jualan pulsa di SMA, aku jadi punya beberapa pelanggan tetap. Dengan harga +1000/+2000 dari harga nominal pulsa (e.g Rp 10rb jadi Rp 11rb untuk telkomsel dan Rp 5rb jadi Rp 7rb untu xl dan indosat) aku berhasil menguasai pasar, hihihi.

                Namanya orang berdagang kadang pasti ada rugi atau defisit. Dulu pernah ada kejadian, uang hasil aku jualan pulsa senilai Rp 50.000,- hilang tanpa bekas di kelas. Terus juga saat transaksi, kadang saat saldo udah terpotong tapi pulsa pelanggan belum masuk. Aku  udah menjelaskan mungkin terjadi gangguan dan udah memperlihatkan bahwa nomor yang di tuju benar. Tapi pelanggan tetep gak percaya. Daripada masalah terus berlanjut dan aku udah males denger omelan nya. maka ku kasih aja duitnya kembali walau hati kagak rela. Terus kadang juga sering ada “interupsi” dari temen-temen ku. di saat aku hendak tidur. Tiba-tiba hape ku berbunyi. Kemudian aku baca sms  itu.

                “Mif aku beli pulsa xl 10 kirim ke nomor ini ya.”
Yah malah gak jadi ngantuk deh, tapi yo masa rejeki di tolak, hehe. enaknya jual pulsa selain nambah penghasilan, kita juga bisa nambah relasi. Selain itu kalo kehabisan pulsa, kita gak perlu pergi ke counter hape buat beli pulsa. Asalkan pulsa kita masih cukup buat sms ke nomor center agen karena buat ngirim pulsa butuh pulsa sms juga kecuali jual pulsa model “one chip one operator”. Oh iya, aku jual pulsa dengan model “one chip all operator” soalnya lebih simpel dan gak perlu bawa banyak hape.
                Sebagai penutup, aku akan berbagi tips bagaimana menjadi penjual pulsa yang ideal.

  1. Pilih tipe yang sesuai dengan anda
Untuk berjualan pulsa ada 2 tipe yaitu ONE CHIP ALL OPERATOR dan ONE CHIP ONE OPERATOR. Jika anda seorang mahasiswa, siswa, atau menjadikan jualan pulsa sebagai bisnis sampingan, anda dapat memilih ONE CHIP ALL OPERATOR karena hanya butuh satu kartu sim untuk melayani segala operator dan gak perlu bawa banyak hape namun harga pulsa agak sedikit mahal. Sedangkan bagi anda yang  punya counter hape dan menjadikan jualan pulsa sebagai bisnis utama, gunakan jenis ONE CHIP ONE OPERATOR. Harga beli pulsa bisa lebih murah karena kita membeli pulsa langsung dai operator sehingga keuntungan menjadi lebih besar.

  1. Pilih operator yang banyak bonusnya
Karena untuk transaksi ONE CHIP ALL OPERATOR dibutuhkan pulsa sms untuk mengirim request ke nomor center agen pulsa. Jika banyak bonus sms, makan modal yang kita keluarkan bisa jadi lebih sedikit.

  1. Catat setiap transaksi
Catat setiap ada pembelian saldo, penjualan pulsa maupun yang suka ngutang pulsa. Karena dalam berbisnis, hal catat-mencatat sangat penting

  1. Bersikap ramah pada pelanggan
Orang yang gak suka senyum DILARANG JUALAN

  1. Beri bonus untuk “pelanggan setia”
Hal ini dapat dilakukan untuk menarik pelanggan baru. Sebagai contoh jika ada pelanggan yang membeli pulsa sebanyak 20 kali, maka akan mendapat pulsa gratis senilai Rp 5.000,-.

  1. Kalo ada piutang, usahakan di TAGIH
“Jepang hancur karena BOM, pedagang hancur karena BON”
Kalo ada pelanggan yang suka hutang dan kadang lupa bayar, usahakan di tagih. Selain bisa merugikan bisnis, anda juga bisa terkena dosa akibat lalai mengingatkan orang yang hutang tersebut.


Demikianlah, semoga beberapa  tips saya bisa menginspirasi anda. Selamat tahun baru hijriyah. Kalo ada tambahan tips bisa di share lho di komen, hehe

3 komentar:

  1. mif...kalo mau beli pulsa bisa juga beli di aku lo...:D

    BalasHapus
  2. www.arjuna-pulsa.com
    Server Pulsa harga termurah ,, trx super cepat !!
    Buktikan ......
    mau daftar , langsung aja klik website : www.arjuna-pulsa.com
    Or : 085737391421

    BalasHapus